Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, memberikan apresiasi atas peresmian SPKLU pertama di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.
"Kenapa saya berikan apresiasi? Karena ini salah satu charging station yang pertama untuk Maluku dan Maluku Utara dan Ambon jadi contoh," jelasnya.
Baca Juga:
Sambut Nataru, PLN dan Mitra Siapkan 4.514 SPKLU di 2.862 Titik serta 69.000 Personel di 3.392 Posko Nasional, ALPERKLINAS: Mobil Listrik Aman Dibawa Mudik
Menurut Wali Kota, masalah global yang dihadapi negara–negara di dunia adalah perubahan iklim yang mengakibatkan terjadinya kenaikan permukaan air laut, kemarau berkepanjangan, dan bencana banjir.
Ketiga hal ini, terkait erat dengan masalah lingkungan yang turut diperparah oleh emisi gas buang dari kendaraan bermotor
Pemerintah secara global melihat perlu ada upaya bersama untuk menangani masalah lingkungan, dengan memperkenalkan kendaraan bermotor tenaga listrik untuk masyarakat.
Baca Juga:
Bupati Dairi: Penggunaan Energi Listrik Saat Ini Merupakan Sebuah Tuntutan Zaman
"Kehadiran mobil listrik ini, salah satunya untuk mengurangi emisi gas buang dan menjaga langit tetap biru, di mana Ambon empat tahun berturut–turut dianugerahi penghargaan kota sedang dengan langit terbiru di Indonesia, karena itu kita dorong untuk implikasi terhadap kesehatan dan lingkungan," pungkasnya.[gab]